November 01, 2012

Hot, Hot, Pop!



Panasnya subhanallah!!

Hanya duduk di depan komputer beberapa menit tubuh bisa banjir oleh keringat, padahal ada kipas angin besar yang menyala dan sudah mengarah ke saya. Setelah mandi pun demikian. Mandi dengan air dingin, tapi begitu keluar kamar mandi dan berpakaian rapi, badan kuyup begitu saja oleh keringat. Ah, ini apa ini...

saya pernah mendengar sarkasme mengenai hawa panas yang terasa beberapa tahun terakhir ini (parah, hitungannya memang sudah tahunan karena memang dari beberapa tahun lalu tiap kemarau panasnya bikin semua orang nyebut!). "Neraka bocor." Berlebihan?! Tentu. Tapi memang itulah kondisinya. Panas luar biasa. Katanya sih akibat pemanasan global yang sudah kian parah (teringat kembali muka guru SMA yang menjelaskan tentang efek rumah kaca :D)

Pemberitaan di media tentang Badai Sandy juga membuat saya bergidik. Angin mengombang-ambing semua yang ada, menerbangkan dan melemparkan benda-benda apapun. Berapa makhluk hidup di laut yang mati itu :(

dan,
tiba-tiba saya menjadi kesal. dari hari ke hari ternyata porsi pemberitaan isu lingkungan hidup yang demikan masih belum memuaskan. ya, seharusnya porsi berita-berita semacam ini diperbanyak, semakin sering ditayangkan di tivi, diterbitkan di seluruh media cetak. seriously, ini isu lama, basi mungkin. tapi gemes rasanya melihat tidak berubah. masih saja rame-rame membahas korupsi, tawuran, yang ujung-ujungannya tentang ribut-ribut yang harusnya membahas betapa sudah buruknya kondisi bumi. Sudah jelas pasti akan membangun opini publik tentang upaya penjagaan terhadap bumi, jadi sudah bukan lagi cerita mengenai upaya menjaga integritas partai atau negara. tapi bumi. lingkup yang lebih besar.

Saya pernah mengikuti seminar di organisasi saya dulu, LPM VISI tentang porsi pemberitaan isu lingkungan hidup di media massa. Porsi tentang isu ini masih sedikit dan kebanyakan media massa akhirnya terhimpit kepentingan tertentu untuk lebih mengangkat isu lain (isu-isu mainstream) yang lebih komersial. dan ya begitulah, akhirnya wajah media massa dipenuhi berita-berita sejenis ; politik, hukum, ekonomi, etcetera.

saya jadi ingat Happy Feet, sebuah film animasi yang penuh dengan kritik sosial salah satunya tentang pengrusakan ekosistem oleh manusia. adalah Mumble, seekor penguin emperor yang mampu membangun kesadaran penduduk bumi bahwa di belahan dunia lain ada makhluk hidup yang terganggu kehidupannya karena pengrusakan ekosistem oleh manusia (saya referensikan agar semua anak menonton film ini!).

Nah, sepertinya susah ya meneladani si Mumble itu? ah, retoris...


*tulisan ini ditulis dengan berkali mengusap keringat yang menguyup dari wajah, leher, badan
**gambar dari sini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar