Mei 21, 2015

Cara Tuhan

Kadang kurasa lelah,
Harus tampil sempurna
Ingin kuteriakkannn... Rocker juga manusia...
~

Saya bukan rocker, saya orang biasa.

Hari bertambah, usia berkurang. SD dekat kantor masih riuh polah teriak anak-anak meski sudah hampir kena gusur. Lahan parkir dekat kantor makin berkurang, menang oleh saudagar bangunan. Banyak pegawai baru datang, meski tak sedikit kawan seangkatan yang lulus duluan. Sementara saya, sembari menghitung waktu mencoba peruntungan dari situs penyedia lowongan. Barangkali, saya ada kesempatan menimba ilmu di tempat lain.

Kabarnya, amanah itu diberi. Dikasih oleh Tuhan. Sama halnya quote "Tuhan memberi apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan". Yang artinya, amanah yang kita pegang sekarang semata-mata sudah dihitung Tuhan bahwa kita sanggup. Dan menurut Tuhan itu yang terbaik buat kita, meski sering kali -saya- misuh-misuh juga kenapa saya diberi amanah sedemikian susah.

Lalu bahwa susah atau mudah sebenarnya hanya soal perspektif. Memandang satu hal dari sudut lain, supaya yang kelihatannya susah bisa jadi malah mudah. Coba berpikir out of the box supaya yang susah menjadi mudah. Barangkali ini justru PR besar selanjutnya, out of the box yang seperti apa??

Kosan pindah ke tempat yang lebih nyaman, buktinya alergi bersin-bersin saya berkurang bahkan nyaris hilang. Meski sempit kamarnya. Tiap malam terdengar ramai orang-orang kampung main badminton di lapangan depan kosan. Seperti malam sekarang. Pastilah Tuhan pun punya alasan, menunjuk saya tinggal di kamar kos ini. Barangkali akibatnya belum nampak, yang jelas saya jadi bisa pulang teratur, tak bisa larut, karena aturan kos yang ada jam malam.

Yah, begitulah memang Tuhan bekerja.

1 komentar: