Agustus 12, 2013

Lelaki yang Cintanya Tak Terbatas


Dia begitu sederhana. sesederhana ia menjalani kehidupan, sesederhana pula ia melihat dan membagi cinta. ia tak pernah mengumbar kata cinta. cintanya disampaikan berupa sms singkat di kala pagi, atau pelukan singkat sebelum ia melepas keberangkatan para gadisnya.

Lelaki ini adalah orang pertama sekaligus terakhir yang memastikan para gadisnya berbahagia, merasa hangat di kala dingin, merasa dicintai kala sendiri, merasa bahagia saat kurang. Ia tak bisa memberikan kemewahan bagi para gadisnya, tapi bekeras bahwa gadisnya tak boleh (merasa) berkekurangan. diajarkannya rasa syukur sejak para gadisnya mulai lahir kedunia.

Ia merasa para gadisnya bukan miliknya. para gadisnya adalah milik semesta. ia membiarkan para gadisnya berbuat sesuka mereka, membuat mereka melihat warna-warni dunia, merasakan manis getir semesta. membebaskan mereka berkarya, menjadi bagian dunia. maka jika tahun-tahun sebelumnya ia bisa memeluk kedua gadisnya saat suara takbir menggema di seluruh penjuru kota, tahun ini ia ia harus rela hanya bisa mencium pipi satu gadisnya saja. 

Dan 11 Agustus lalu, pada saat seharusnya ia merayakan hari jadinya, ia pun rela berada jauh ribuan kilometer dari gadisnya juga harus rela melepas satu gadisnya demi meretas mimpi mereka.


 













happy birthday my beloved dad
stay healthy. may Allah blessed you. Always.
aamin

Jakarta, 12 Agustus '13

Tidak ada komentar:

Posting Komentar