Setelah beberapa waktu terakhir saya selalu bergegas saat pulang dari kantor ke kos, Semalam saya akhirnya bisa santai melangkah, menikmati tiap jejak bahkan merasakan irama ayunan langkah saya sendiri. Saya begitu menikmati perjalanan pulang saya, tersorot kerlap-kerlip lampu mobil ditengah keriuhan klaksonnya, sesekali mengamati pendar lampu gedung-gedung pencakar langit, dan pendaran lampu neon dan cahaya bohlam dari warung-warung makan di sepanjang tepi jalan yang saya lalui.
Seperti memiliki daya magis, saat itu lelah dan letih yang saya rasakan jadi tak terasa, keserbadinamisan yang saya rasakan lima hari sebelumnya jadi terlupa, waktu seolah melambat mendapati apa yang ada di hadapan saya. Hitam kelam langit malam dibingkai manis oleh kerlip gedung-gedung tinggi menjulang. Sebuah perasaan yang dinamakan nyaman menyeruak diantara bongkahan-bongkahan kepuasan.
Norak? Mungkin saja. Tapi amat istimewa, bagi saya yang anak desa.
April 20, 2013
April 13, 2013
Generasi-generasi Nekat
Kata para senior, kami ini generasi nekat. Benar. Tim MDP (Media Development Program) Net Mediatama adalah sekumpulan orang-orang nekat. Sebenarnya apa sih yang bisa dijanjikan oleh sebuah perusahaan baru -yang masi bayi malah- untuk kami ikut ambil bagian di dalamnya, beridealisme bersama mencapai mimpi dan tujuan besar bersama. semacam cap cip cup mungkin.
Net Mediatama Indonesia. Ada percik semangat membara saat akhirnya saya ambil bagian di dalamnya. Menjalani sebuah peran dan profesi baru, meninggalkan warna warni dunia mahasiswa.
Saya ada, bersama orang-orang sukses yang dulu hanya saya bisa lihat di layar kaca. Atau hanya pernah saya dengar namanya. Mereka ini pasti juga orang-orang nekat, yang rela meninggalkan zona nyamannya demi sesuatu yang masih gelap. Bergerak terus mencari tantangan baru dengan modal keyakinan dalam serba ketakpastian. Karena bukankah kata Einstein yang paling pasti adalah ketidakpastian itu sendiri.
Lalu mengutip tweet manis admin @revolusimedia pagi ini "... jika fokus pd kemungkinan, km akan memiliki lbh bnyk kesempatan." Hal-hal tak pasti, hal-hal serba mungkin bisa jadi jauh lebih memberi kita banyak peluang daripada hal-hal yang pasti .
*gambar dari sini
Net Mediatama Indonesia. Ada percik semangat membara saat akhirnya saya ambil bagian di dalamnya. Menjalani sebuah peran dan profesi baru, meninggalkan warna warni dunia mahasiswa.
Saya ada, bersama orang-orang sukses yang dulu hanya saya bisa lihat di layar kaca. Atau hanya pernah saya dengar namanya. Mereka ini pasti juga orang-orang nekat, yang rela meninggalkan zona nyamannya demi sesuatu yang masih gelap. Bergerak terus mencari tantangan baru dengan modal keyakinan dalam serba ketakpastian. Karena bukankah kata Einstein yang paling pasti adalah ketidakpastian itu sendiri.
Lalu mengutip tweet manis admin @revolusimedia pagi ini "... jika fokus pd kemungkinan, km akan memiliki lbh bnyk kesempatan." Hal-hal tak pasti, hal-hal serba mungkin bisa jadi jauh lebih memberi kita banyak peluang daripada hal-hal yang pasti .
*gambar dari sini
Maret 29, 2013
Welcome the real world, Al!
Saya seorang pemimpi sejati. Tuhan mungkin memang secara sengaja meniupkan roh seorang pemimpi pada saya duapuluh empat tahun yang lalu, untuk apa? Entahlah. Maka hidup saya kemudian terdiri dari lembaran-lembaran mimpi yang saya buat sendiri.
Dan inilah salah satu wujud mimpi itu, saya sudah duduk di
hamparan karpet di lantai kos (masih numpang sih, tapi bulan depan saya sudah
pindah kok :D) di kawasan perkantoran ibukota. Siapa sangka saya benar-benar
bisa bekerja di Jakarta, di tempa, suasana, dan orang-orang menakjubkan yang
bahkan tak pernah terlintas sekalipun di otak saya!
Atau mungkin sebenarnya saya hanya butuh kebulatan tekad
untuk mewujudkan mimpi-mimpi saya, karena bisa jadi... seperti saat ini, saya
hanya harus membulatkan tekad dan semua
berubah dengan seketika. Voila... dan kehidupan saya berubah dengan seketika.
Dan selamat datang di dunia (sebenarnya), Al!
Maret 01, 2013
Petisi Online
![]() |
Saya kira petisi online adalah salah satu bentuk keajaiban dunia. tentu saja, begitu mudahnya mengubah dunia dengan hanya satu sentuhan jari. betapa menakjubkan.
Oke, mungkin petisi online adalah salah satu dampak dari kemajuan teknologi informasi yang sudah sedemikian gila sekarang. dan saya rasa petisi online ini jauh lebih efektif daripada membuat demo, atau aksi-aksi turun ke jalan. Biasanya (tidak hendak menggeneralisir juga) aksi demikian ini lebih banyak ditumpangi kepentingan tertentu yang pada akhirnya menyelewengkan tujuan atau tuntutan aksi semula
Sementara petisi online, bayangkan jika ada seorang pembuat kebijakan dan tiap detik mendapat pesan elektronik bernada protes atau tuntutan atas hal tertentu, saya rasa mau tak mau (jika itu saya) akan "gatal" juga dan akhirnya membuat tindakan terkait protes yang diajukan.
Saya sendiri sih sudah lupa berapa kali ikut ambil bagian di petisi online seperti ini. Anda?
*gambar
Februari 28, 2013
Februari 18, 2013
Sekuen Sore
Sore ini seperti saat itu, sore sendu saat kamu datang dengan topi
petmu sepulang les sekolah. Menaiki vespa andalanmu lalu merayuku, “jika saja kamu jadi kekasihku,
kupastikan tak ada perempuan lain yang berbahagia melebihi dirimu.” Lalu entah
bagaimana ceritanya aku mau saja jadi pacarmu. Mungkin kala itu aku kena
hipnotismu.
Juga saat itu. Suatu sore yang hampir gelap, karena
kebetulan saat itu musim hujan, kamu datang dengan muka lelahmu setelah
perjalanan berjam-jam dari pulau seberang. Berkaus polo kelabu yang amat
kusut dengan sebuah kotak kecil di tangan. “Kalau kamu sampai
menolak pinanganku, kupastikan kamu menjadi wanita paling tidak berbahagia di
dunia.” Ancamanmu mengerikan. Dan bukan karena takut akan kutukan itu langsung
kuterima pinanganmu dengan suka cita. “Aku hampir gila harus hidup jauh dari
kamu,” bisikmu di telingaku detik itu juga.
Februari 16, 2013
Februari 15, 2013
Similarity
Akhir-akhir ini saya
bertemu banyak sekali orang baru. Beberapa mungkin akan menjadi teman sisanya
mungkin hanya sekedar lewat saja dan lupa.
Dari sekian banyak orang yang saya temui ini, saya merasa
bahwa tiap orang yang saya temui atau kenal ada persamaan tingkah laku dengan
orang yang sudah saya kenal sebelumnya. Mulai dari cara bicara, cara teriak, gesture, cara
berjalan, cara menunjuk, dan beragam tingkah laku lain dari seseorang. Mungkin kesamaan gen? (entahlah, karena
biasanya induk-anak memiliki kebiasaan yang sama atau hampir sama).
Konon katanya, seorang manusia memiliki kemiripan rupa dengan 7 atau 9 atau entah berapa saya lupa dengan orang lain di seluruh dunia. Entah benar entah tidak, tapi saya yakin bahwa tiap
orang memiliki tingkah laku yang bisa mirip
plek dengan orang lain (yang tidak ada hubungan darah tentunya).
Februari 06, 2013
Toko Buku
Saya tinggal di kota kecil yang bisa dibilang toko buku yang ada adalah toko yang hanya menjual buku pelajaran. jadi pergi ke toko buku yang "sesungguhnya" sampai sekarang bagi saya adalah sebuah kemewahan. maka saya akan rela berjam-jam duduk di sana demi -jika punya uang akan membeli- memilih buku yang ingin saya baca. maka saya akan lebih nyaman pergi ke sana sendirian, karena tak akan mendengar gerutuan lelah, bosan, dan ayo cepat pergi yang membuat saya hanya bisa merengut kecewa karena harus meletakkan bacaan saya yang belum tuntas (karena tak mampu beli :p)
Dan betapa saya selalu mendapat energi baru tiap kali bertandang dari toko buku. tiap melihat jajaran buku warna-warni dan bersegel yang dipajang di rak-rak selalu mengingatkan saya pada impian saya untuk jadi penulis. selalu mampu membangkitkan semangat menulis saya yang sering mati suri. selalu membuat saya percaya diri lagi bahwa suatu saat karya saya pasti akan ada di situ juga. Ah, saya begitu cinta toko buku!
Dan betapa saya selalu mendapat energi baru tiap kali bertandang dari toko buku. tiap melihat jajaran buku warna-warni dan bersegel yang dipajang di rak-rak selalu mengingatkan saya pada impian saya untuk jadi penulis. selalu mampu membangkitkan semangat menulis saya yang sering mati suri. selalu membuat saya percaya diri lagi bahwa suatu saat karya saya pasti akan ada di situ juga. Ah, saya begitu cinta toko buku!
Februari 01, 2013
Enigma
Sang waktu terus bergerak tanpa peduli perasaan. Detik demi detik bergulir serasa menggeser idealisme masa muda. Menunjukan tentang keyakinan-keyakinan semu, merontokkan mimpi, menerangkan harapan-harapan kosong yang tak jelas pasti kapan akan terwujud.
Kemanakah kepercayaan diri yang dulu, benarkah ia ikut tergerus dalam pusaran waktu. Timbul tenggelam seiring terbit terbenamnya matahari. Kemanakah jati diri.
Haruskah menyerah pada sang waktu?
Januari 31, 2013
Antagonis

Bagi saya, film yang membuat kesal dan menyesal sudah saya tonton itu adalah film yang sampai ending si tokoh jahat tidak mendapat balasan setimpal atas semua kejahatan yang sudah dilakukannya. Mungkin terlalu klise bahkan kuno jalan cerita yang demikian dimana sebuah cerita si tokoh jahat kalah oleh kebenaran dari si tokoh baik. Tapi jika sampai akhir si tokoh jahat tetap ada dan masih jahat membuat otak saya berkerut-kerut “Memang ada ya orang yang demikian di dunia?”
Januari 27, 2013
Januari 26, 2013
Pemimpin #2
“I have the best reason that you cannot imagine. That's the best decision at that time, the only decision I could take. Otherwise, this nation now, done.”
Kata Habibie dalam obrolannya dengan Reza Rahadian pada suatu saat disinggung masalah lepasnya Timor Leste. Bagi orang awam, hal itu jelas hal besar dan merugikan Indonesia karena artinya berkurang wilayah kekuasaan Indonesia. Tapi jelas, pasti ada alasan besar kenapa Habibie harus melakukan hal tersebut.
Memang tidak mudah jadi pemimpin. apalagi presiden. Tapi bukan berarti maju jadi presiden tidak lebih mudah kan, ya...
Memang tidak mudah jadi pemimpin. apalagi presiden. Tapi bukan berarti maju jadi presiden tidak lebih mudah kan, ya...
Januari 20, 2013
Catatan Pagi
Tentang pagi. Aku ingin sekali berbagi denganmu tentang pagi. Pagiku.Pagiku mungkin bisa berarti kamu, karena sepertinya namamu sudah selalu otomatis tersebut di tiap sujud awal pagiku. Atau bisa jadi, pagi berarti obsesiku tentangmu. Tentang impian yang masih mengabur.
Mungkin bisa juga pagi adalah batas akhirku mengharapkanmu. Berharap mulai hari ini dan seterusnya aku mampu tak tergantung padamu. Mampu tak melulu menginginkanmu, bersiap jika semesta nanti ternyata tak pernah menghendaki kita bersama.Maka jika seharian ini mendung selayaknya pagi yang masih gelap, seharian pula aku akan terperangkap pagi. Jika matahari tak kunjung bersinar aku akan terus terjebak dalam pagi. Hingga gelap.
*gambar dari sini
Januari 16, 2013
Ibuk
Kalo ada pertanyaan siapa yang sering bikin saya kesel nomer satu di dunia, saya jawab ibuk. tapi kalo ada pertanyaan siapa yang paling ingin saya bahagiakan nomer satu di dunia juga saya jawab ya ibuk. nah, kok kontradiktif? Ya memang.
Seringkali saya merasakan saya begitu membenci ibuk kalo ibuk lagi kesal, entah ada sesuatu yang tidak berkenan di hatinya atau lagi PMS atau entah apapun yang bisa memancing amarahnya dan saya kena dampaknya, diomeli. Dan tabiat saya yang persis ibuk, seringkali jadinya kami beradu argumen yang saya pikir sama sekali bukan masalah yang penting. atau di kala lain, saat ibuk berpesan sesuatu dan diulang-ulang juga sering membuat saya kesal. atau kala lain yang jumlahnya banyak tak terbatas untuk bisa diceritakan.
Seringkali saya merasakan saya begitu membenci ibuk kalo ibuk lagi kesal, entah ada sesuatu yang tidak berkenan di hatinya atau lagi PMS atau entah apapun yang bisa memancing amarahnya dan saya kena dampaknya, diomeli. Dan tabiat saya yang persis ibuk, seringkali jadinya kami beradu argumen yang saya pikir sama sekali bukan masalah yang penting. atau di kala lain, saat ibuk berpesan sesuatu dan diulang-ulang juga sering membuat saya kesal. atau kala lain yang jumlahnya banyak tak terbatas untuk bisa diceritakan.
Januari 15, 2013
Rumah
Rumah saya berbenah. Sedikit ada
berlebih rejeki, renovasi di lakukan di sana-sini. Melanjutkan pembangunan
tahap per tahap yang entah kapan akan selesai, mengingat bapak saya yang suka
tiba-tiba berinovasi.
Saya tertarik komentar ada seorang
saudara saya, dia bilang “ngapain rumah dibuat bagus… toh pada akhirnya nanti akan
ditinggali berdua. Anak-anak dibawa suaminya. Atau kalo nggak diwariskan ke anaknya.”
Januari 13, 2013
“I'm selfish, impatient and a little insecure. I make mistakes, I am out of control and at times hard to handle. But if you can't handle me at my worst, then you sure as hell don't deserve me at my best.”
― Marilyn Monroe
Januari 08, 2013
Pemimpin
Saya suka kagum dengan orang-orang yang berambisi sekali menduduki jabatan atau posisi penting tertentu. Orang-orang demikian punya rasa percaya diri dan keyakinan yang tinggi, bahwa ia mampu menjadi pemimpin besar. Salut!
Saya beberapa kali sempat menjadi pemimpin (di kelompok kecil sih). sejak SD entah bagaimana ceritanya saya selalu ada di posisi yang pada akhirnya tak bisa mengelak ketika ditunjuk menjadi pemimpin. mulai dari ketua regu pramuka, pemimpin lomba gerak jalan, ketua tim lomba senam, ketua kelompok belajar, dan lain sebagainya sampai saya kuliah dan menjalani beberapa peran saya di organisasi atau tugas kelompok. sebagian memang saya inginkan tapi kebanyakan karena "kepepet" tak ada pilihan untuk menolak.
Januari 04, 2013
I Just Haven't Met You Yet...
Sudah seharusnya awal tahun ini dimulai dengan jiwa positif dan penuh semangat. Harapan-harapan yang tahun lalu belum teraih sudah sewajarnya ingin saya dapatkan tahun ini. Apa itu? Berkarir!
Dan saya merasa Just Haven't Met You Yet-nya Michael Buble ini cocok sekali dengan suasana perasaan dan keadaan saya sekarang. Just haven't met you yet. Cuma belum ketemu aja kok (yang cocok) :))
Langganan:
Postingan (Atom)








